Melihat anak mengeluh sakit tenggorokan berulang kali tentu membuat orang tua khawatir. Apalagi jika anak jadi rewel, sulit makan, atau menolak minum obat. Namun, sebelum panik, penting untuk memahami penyebab dan cara mengatasinya secara tepat—tanpa harus memicu “drama” di rumah.
Kenapa Anak Sering Sakit Tenggorokan?
Beberapa penyebab umum sakit tenggorokan berulang pada anak meliputi:
- Infeksi virus seperti flu atau pilek
- Infeksi bakteri, seperti radang tenggorokan (strep throat)
- Alergi, misalnya debu atau udara dingin
- Iritasi, akibat udara kering atau terlalu sering berteriak
- Asam lambung naik (refluks) pada sebagian anak
Jika sakit tenggorokan sering terjadi dalam waktu dekat (berulang dalam sebulan), ada baiknya berkonsultasi ke dokter untuk memastikan bukan gejala tonsilitis kronis atau infeksi bakteri berulang.
Cara Mengatasi Tanpa Drama
Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantu anak merasa lebih nyaman, tanpa perlu “berantem” soal obat atau perawatan:
1. Berikan Minuman Hangat yang Disukai
Air madu hangat, sup ayam, atau teh herbal khusus anak bisa membantu melegakan tenggorokan dan meningkatkan mood si kecil. Hindari minuman bersoda atau dingin dulu.
2. Ciptakan Suasana Santai Saat Minum Obat
Gunakan alat bantu seperti sendok lucu atau gelas karakter favorit anak. Hindari memaksa atau memarahi—berikan penjelasan sederhana kenapa obat perlu diminum.
3. Gunakan Obat Sesuai Usia
Pastikan obat sesuai usia dan anjuran dokter. Untuk infeksi ringan, cukup dengan pereda nyeri dan demam (paracetamol/ibuprofen). Hindari antibiotik tanpa resep karena bisa menyebabkan resistensi.
4. Jaga Udara dan Kebersihan Rumah
Gunakan humidifier atau letakkan baskom air di kamar agar udara tak terlalu kering. Pastikan rumah bebas debu dan rutin membersihkan mainan anak.
5. Ajari Anak Kebiasaan Sehat
Ajarkan anak mencuci tangan, menutup mulut saat batuk, dan tidak saling berbagi peralatan makan. Kebiasaan kecil ini bisa mengurangi risiko penularan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera bawa anak ke dokter jika:
- Sakit tenggorokan disertai demam tinggi
-Kesulitan menelan atau bernapas
- Muncul ruam di tubuh
- Gejala berlangsung lebih dari 3 hari tanpa membaik
- Ada riwayat sakit tenggorokan berulang
Kesimpulan
Sakit tenggorokan pada anak memang sering terjadi, tapi bisa diatasi dengan pendekatan yang tenang, lembut, dan penuh pengertian. Kuncinya bukan hanya soal obat, tapi juga suasana hati anak dan orang tua. Dengan perhatian yang tepat, anak pun bisa pulih tanpa air mata—dan orang tua pun tetap waras.