Kulit Menguning Akibat Kebanyakan Wortel: Fakta atau Mitos?

Kulit Menguning Akibat Kebanyakan Wortel: Fakta atau Mitos?

Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya nutrisi dan baik bagi kesehatan, terutama untuk kesehatan mata. Namun, beredar anggapan bahwa kebanyakan makan wortel dapat menyebabkan kulit menjadi kuning. Apakah hal ini hanya mitos, atau benar-benar bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

Kandungan Nutrisi dalam Wortel
Wortel mengandung beta-karoten, yaitu pigmen alami berwarna oranye yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Selain itu, wortel juga kaya akan serat, vitamin C, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Benarkah Wortel Membuat Kulit Kuning?
Kulit menguning akibat terlalu banyak mengonsumsi wortel bukanlah mitos, tetapi kondisi ini dikenal sebagai karotenemia. Karotenemia terjadi ketika tubuh menumpuk beta-karoten dalam jumlah berlebih, sehingga pigmen tersebut tersimpan di lapisan kulit dan menyebabkan warna kulit tampak kekuningan, terutama di telapak tangan, telapak kaki, dan wajah.

Apakah Kondisi Ini Berbahaya?
Karotenemia umumnya tidak berbahaya dan berbeda dengan penyakit kuning (jaundice) yang berkaitan dengan gangguan hati. Pada karotenemia, bagian putih mata tetap berwarna normal. Kondisi ini bersifat sementara dan dapat membaik dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi beta-karoten.

Cara Mencegah Kulit Menguning
Untuk mencegah kulit menguning, konsumsilah wortel dan sayuran lain secara seimbang. Mengombinasikan berbagai jenis sayur dan buah akan membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang lengkap tanpa berlebihan pada satu zat tertentu.

Kesimpulan
Kulit menguning akibat kebanyakan makan wortel adalah fakta, bukan mitos. Meski tidak berbahaya, kondisi ini menjadi pengingat pentingnya menerapkan pola makan seimbang. Wortel tetap merupakan makanan sehat, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Tinggalkan Komentar