Earphone sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, meeting online, olahraga, hingga menemani perjalanan. Namun di balik kepraktisannya, penggunaan earphone—baik kabel maupun TWS (True Wireless Stereo)—sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko masalah telinga, termasuk infeksi.
Lalu sebenarnya, mana yang lebih aman untuk kesehatan telinga: earphone kabel atau TWS?
Mengapa Earphone Bisa Memicu Infeksi Telinga?
Infeksi telinga dapat terjadi ketika bakteri atau jamur berkembang di area liang telinga. Penggunaan earphone dalam waktu lama dapat menciptakan kondisi yang lembap dan tertutup, sehingga menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang.
Beberapa kebiasaan yang meningkatkan risiko infeksi antara lain:
- Jarang membersihkan earphone
- Menggunakan earphone bergantian dengan orang lain
- Memakai earphone terlalu lama tanpa jeda
- Menggunakan earphone saat telinga berkeringat atau basah
- Volume terlalu tinggi hingga memicu iritasi pada telinga
Gejala awal infeksi telinga biasanya meliputi:
- Telinga terasa gatal
- Nyeri atau rasa tidak nyaman
- Keluar cairan dari telinga
- Pendengaran terasa berkurang
- Telinga terasa penuh atau berdenging
Earphone Kabel vs TWS: Apa Bedanya untuk Kesehatan Telinga?
1. TWS Lebih Sering Menempel Lama di Telinga
TWS didesain kecil, ringan, dan praktis sehingga banyak orang memakainya lebih lama tanpa sadar. Karena tidak memiliki kabel, pengguna cenderung tetap mengenakannya saat berjalan, bekerja, bahkan tidur.
Kebiasaan ini dapat meningkatkan kelembapan di liang telinga dan memicu pertumbuhan bakteri.
Sementara itu, earphone kabel biasanya lebih sering dilepas-pasang karena kurang praktis untuk penggunaan jangka panjang.
2. Risiko Kebersihan pada TWS Lebih Tinggi
TWS sering disimpan di casing tertutup yang dapat menjadi tempat penumpukan debu, kotoran, dan bakteri jika jarang dibersihkan. Selain itu, bagian silikon TWS juga mudah menangkap keringat dan minyak dari kulit.
Earphone kabel juga bisa kotor, tetapi umumnya lebih mudah terlihat dan lebih sering dibersihkan pengguna.
3. Bentuk In-Ear Bisa Memengaruhi Risiko Iritasi
Baik TWS maupun earphone kabel tipe in-ear sama-sama masuk ke liang telinga. Jika ukurannya tidak sesuai atau digunakan terlalu lama, gesekan dapat menyebabkan iritasi kecil pada kulit telinga. Luka kecil ini dapat menjadi pintu masuk bakteri.
Jadi, risiko sebenarnya bukan hanya dari kabel atau wireless, tetapi juga dari desain dan cara pemakaiannya.
Jadi, Mana yang Lebih Aman?
Secara umum, tidak ada bukti bahwa TWS otomatis lebih berbahaya dibanding earphone kabel. Namun, penggunaan TWS cenderung membuat orang memakai earphone lebih lama dan lebih sering, sehingga risiko infeksi telinga bisa meningkat bila kebersihan tidak dijaga.
Artinya, faktor paling penting adalah kebiasaan penggunaan, bukan jenis earphone semata.
Tips Aman Menggunakan Earphone agar Telinga Tetap Sehat
Berikut beberapa cara sederhana untuk mengurangi risiko infeksi telinga:
- Bersihkan earphone secara rutin
Gunakan tisu alkohol atau kain bersih untuk membersihkan bagian yang masuk ke telinga dan casing TWS.
- Hindari penggunaan terlalu lama
Idealnya, beri jeda setiap 1–2 jam agar telinga dapat “bernapas”.
- Jangan berbagi earphone
Bakteri dan jamur dapat berpindah dari satu pengguna ke pengguna lain.
- Gunakan volume maksimal 60%
Selain mencegah gangguan pendengaran, volume yang lebih rendah juga mengurangi iritasi pada telinga.
- Hindari memakai earphone saat tidur
Tekanan dan kelembapan yang terjadi selama tidur dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter THT jika mengalami:
- Nyeri telinga yang tidak membaik
- Keluar cairan atau bau dari telinga
- Pendengaran menurun
- Telinga berdenging terus-menerus
- Demam disertai nyeri telinga
Penggunaan earphone memang sulit dipisahkan dari gaya hidup modern. Namun dengan penggunaan yang bijak dan menjaga kebersihan, risiko infeksi telinga tetap bisa diminimalkan—baik menggunakan earphone kabel maupun TWS.
