KEMASAN / NAMA PABRIK PEMBUAT DAPAT BERUBAH SESUAI DENGAN KETERSEDIAAN STOK APOTEK
Penggunaan obat ini HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Farmakologi
Warfarin Sodium dan antikoagulan golongan kumarin lainnya bekerja dengan cara menekan sintesis di hati beberapa faktor yang berperan aktif dalam mekanisme koagulasi yang terjadi pada penyakit seperti tromboemboli. Secara in vivo, obat bekerja menekan secara berurutan faktor faktor VII, IX, X dan II yang terlibat pada proses pembekuan darah. Daya penekanan ini tergantung dosis yang diberikan. Antikoagulan tidak memilki efek langsung terhadap penyumbatan pembuluh (thrombus) dan tidak pula memperbaiki jaringan yang rusak akibat iskemia, tetapi dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah lebih lanjut, agar efek komplikasi dari thromboemboli yang berbahaya dapat dihindari.
Indikasi : Warfarin Sodium Clathrate diindikasikan untuk pencegahan (prophylaxix) dan pengobatan thrombosis vena serta dampak lanjutan yang ditimbulkannya. Untuk pengobatan penyakit yang berkenaan dengan gangguan penyumbatan koroner.
Komposisi : Tiap tablet mengandung Warfarin Sodium Clathrate setara dengan Warfarin Sodium 2 mg. Bahan tambahan : Sodium Starch Glycolate, Corn Starch, Lactose Monohydrate, Povidone, FD & C Blue No. 2, FD & C Red No. 3, Magnesium Stearate, Colloidal Silicon Dioxide.
Dosis dan Cara Pakai :
- Dosis Induksi : Induksi dapat dimulai dengan 10 hingga 15 mg/hari dan sesudahnya (biasanya 2 atau 3 hari) disesuaikan menurut respons waktu prothrombin. Hindari pemakaian dosis berlebihan untuk mencegah peningkatan waktu prothrombin berlebihan.
Sebagai alternatif dapat digunakan dosis sebagai berikut: 40-60 mg per hari untuk orang dewasa, 20-30 mg per hari untuk pasien lanjut usia dan atau yang lemah untuk satu dosis saja, diberikan secara oral.
- Dosis pemeliharaan : Dosis pemeliharaan diberikan: 2 -10 mg/hari
Dosis individual dan frekuensi pemberian disesuaikan dengan respon prothrombin penderita.
- Jangka waktu pengobatan : Jangka waktu pengobatan ditentukan secara individual untuk tiap penderita. Secara umum, terapi antikoagulan harus dilanjutkan hingga thrombosis dan emboli yang berbahaya hilang.
Peringatan :
- Untuk wanita menyusui : antikoagulan golongan kumarin didistribusikan ke dalam air susu dan dapat menimbulkan keadaaan prothrombin pada anak yang menyusu
- Trauma : dapat menimbulkan pendarahan internal
- Penggunaan bersamaan antikoagulan dan streptokinase atau urokinase tidak dianjurkan dan mungkin menyebabkan risiko keracunan
Perhatian : Selama terapi obat sangat perlu dilakukan pemeriksaan waktu prothrombin atau uji koagulasi darah yang lain
Efek Samping :
- Hemorrhage jaringan atau organ, seperti hemorrhage adrenal, hemorrhage indung telur pada saat ovulasi
- Kejang atau kerusakan usus akibat hemorrhage jaringan sub mukosa
- Terjadinya pendarahan saluran uterin tanpa gangguan aliran darah menstruasi
- Nekrosis kulit dan jaringan lain
Kontraindikasi : Antikoagulan tidak boleh diberikan pada penderita dengan keadaan seperti berikut :
- Wanita hamil
- Kecenderungan hemorrhage atau dyscrasia darah yang tinggi
- Baru menjalani pembedahan pada sistem saraf pusat, mata, pembedahan traumatik dengan luka di permukaan cukup besar
Kemasan : Strip isi 10 Tablet
Cara Penyimpanan : Simpan pada suhu di bawah 30°C. Terlindung dari cahaya
Diproduksi Oleh : PT Pratapa Nirmala
BPOM No : GKL1831542010A1
Questions & Answers
Have a Question?
Be the first to ask a question about this.

